Klarifikasi Setditjen Guru GTK Kemendikbudristek Tentang Data Penempatan Guru Lulus PG

Klarifikasi Setditjen Guru GTK Kemendikbudristek Tentang Data Penempatan Guru Lulus PG
Sesditjen GTK Kemendikbudristek Nunuk Suryani. Foto: Tangkapan layar
Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) meminta para guru honorer tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar di media sosial. 

Saat ini, para guru honorer yang lulus passing grade (PG) hasil seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahun 2021 ramai membahas data soal penempatan mereka. 

Dalam data itu tercantum nama guru lulus PG by name by address lengkap dengan sekolah penempatan. Yang membuat kaget, rata-rata para guru terlempar di luar daerah.

Contohnya, guru lulus PG di Kota Cilegon terlempar di Kabupaten Cirebon, Pandeglang, Mamasa, Yahukimo, Buru, dan Sumba Timur.

Sekretaris Ditjen Guru Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbudristek Nunuk Suryani memberikan klarifikasi soal data tersebut. 

Dia juga membantah data Kemendikbudristek bocor.

"Itu data dari mana, ya? Itu bukan dari Kemendikbudristek," ujar Nunuk , Kamis (4/8).

Dia menegaskan data tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya dan bukan produk Kemendikbudristek.

"Saya enggak tahu itu valid atau enggak karena bukan data Kemendikbudristek itu," ucapnya.

Sampai saat ini, lanjut Nunuk, pemerintah belum melakukan penempatan guru lulus PG. 

Dia meminta para guru honorer untuk bersabar menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.

Nunuk juga berharap guru lulus PG tidak mudah percaya informasi yang tidak jelas sumbernya, apalagi sampai menyebarkan.

"Jangan menyebarkan data yang tidak jelas sumbernya. Tunggu pengumuman resmi pemerintah," pungkas Nunuk Suryani. (esy/jpnn)

No comments:

Post a Comment